Bagaimana sungai bisa terbentuk?

Posted on

Sebuah sungai dapat terbentuk dalam berbagai cara yang berbeda, dengan air yang berasal dari tanah atau dari air hujan. Tapi terkadang tidak selalu mudah untuk mengatakan bagaimana sungai bisa terbentuk. Itu karena sungai terus berubah dan berkembang dari waktu ke waktu – terkadang terbentuk entah dari mana dan berubah arah seiring berjalannya waktu.

Sumber Sungai

Sungai terbentuk ketika aliran atau sungai mengalir ke badan air yang lebih besar. Ada banyak sumber sungai, termasuk curah hujan, pencairan salju, gletser, dan limpasan hujan. Sungai juga dapat terbentuk ketika danau atau laut meluap.

Bagaimana sungai bisa bersatu?

Sungai datang bersama-sama ketika air mengalir menuruni bukit. Gaya gravitasi menarik air ke dalam dan ke bawah. Seiring waktu, aliran ini menciptakan sungai dan saluran air lainnya.

Sungai di padang pasir

Sebuah sungai dapat terbentuk di gurun jika ada peristiwa hujan besar. Air akan mengalir dari tanah dan terkumpul di kolam sampai mencapai sungai atau sungai.

Mengapa sungai berhenti mengalir?

Sungai sering mengalir menuruni bukit dan akhirnya berhenti mengalir ketika mencapai delta sungai. Delta sungai adalah bentuk lahan di mana sungai bertemu dengan laut. Sungai-sungai yang mengalir ke delta disebut distributaries, dan sungai-sungai yang keluar dari delta disebut tributaries. Air di anak sungai terlalu dalam untuk dilalui kapal, sehingga saluran air mengalir ke anak sungai. Di muara anak sungai, airnya cukup dangkal untuk dilewati kapal. Proses ini disebut entrainment air pasang. Pasir, lanau, dan lempung yang terakumulasi di delta secara bertahap membangun bendungan di sepanjang saluran anak sungai. Tekanan air dari belakang bendungan menerobos bendungan, dan saluran distribusi kembali mengalir ke hilir.

Kesimpulan

Sungai dapat terbentuk dengan berbagai cara, tetapi yang paling umum adalah ketika air mengalir di atas area tanah lunak. Air mendorong tanah dan bebatuan ke bawah, membentuk saluran. Seiring waktu, saluran ini secara bertahap semakin dalam karena semakin banyak air yang mengalir melaluinya. Jika ada penghalang (seperti tebing atau batu) di jalan, aliran air akan melambat atau berhenti sama sekali.