Mengapa air danau terasa segar sedangkan air laut terasa asin?

Posted on

Banyak orang telah menanyakan pertanyaan ini di masa lalu, dan ini adalah pertanyaan yang bagus untuk ditanyakan – mengapa air danau terasa begitu segar dan segar sedangkan air laut terasa asin? Artikel ini akan mengeksplorasi apa yang bisa menyebabkan ini, dan apakah ada solusi.

Apa yang membuat air terasa segar?

Garam dalam air laut adalah penyebab rasa asin. Konsentrasi garam memungkinkan air untuk menahan ion (partikel bermuatan listrik) seperti hidrogen dan klorin. Ion-ion ini membentuk rasa asin. Air tawar, di sisi lain, tidak memiliki banyak garam dan akibatnya, tidak mengandung banyak ion. Ini berarti air tawar tidak memiliki rasa asin dan malah terasa seperti H2O manis.

Bagaimana rasanya air asin?

Air danau terasa segar karena konsentrasi mineral yang tinggi. Mineral ini membentuk garam, yang larut dalam air danau. Semakin tinggi konsentrasi garam-garam tersebut membuat airnya terasa lebih segar dibandingkan air laut.

Membandingkan air laut dan danau: Salinitas, suhu, tingkat pH

Saat meminum air laut, rasanya sangat menyegarkan dan sejuk di lidah. Ini karena kandungan garam air laut menjadikannya cara yang bagus untuk menyeimbangkan kadar natrium tubuh Anda. Di sisi lain, air danau memiliki salinitas yang lebih rendah, yang berarti tidak memiliki banyak natrium. Hal ini dapat membuat air danau terasa kurang menyegarkan dan lebih hambar dibandingkan air laut.

Alasan lain mengapa air danau mungkin tidak terasa enak seperti air laut adalah karena air danau biasanya mengandung lebih sedikit oksigen terlarut daripada air laut. Ketika kadar oksigen terlarut rendah, hal ini dapat menyebabkan rasa tidak enak pada air minum.

Perbedaan lain antara air laut dan air danau adalah suhu. Air laut lebih dingin dari air danau, yang juga dapat berkontribusi pada perbedaan rasa. Selain itu, kadar klorin yang tinggi dalam air minum kota juga dapat mengubah rasa air danau.